Selain itu, penting bagi kita untuk memprioritaskan kebutuhan orang yang membutuhkan. Sebelum bersedekah, ada baiknya kita mengulik dan mempelajari situasi serta kebutuhan mereka terlebih dahulu. Misalnya, jika ada anak-anak yang kurang mendapatkan pendidikan yang layak, bersedekah dengan menciptakan system beasiswa atau menyumbangkan buku-buku adalah langkah yang lebih tepat daripada memberi mereka uang tunai.
Wahai Rasulullah, sedekah yang mana yang lebih besar pahalanya?” Beliau menjawab : Engkau bersedekah padahal dirimu dalam keadaan sehat lagi pelit khawatir dengan kemiskinan berangan-angan untuk menjadi kaya, dan janganlah mengulur-ulurkan waktu pengeluarannya sehingga nyawa sampai kepada tenggorokan lalu pada saat itu engaku menyesal seraya berkata : bagi si fulan segini, bagi si fulan segini dan ketahuilah bahwa si fulan begini
Yang terpenting adalah niat yang ikhlas dan memberikan yang terbaik sesuai dengan kesanggupan kita. Bersedekah bukanlah perlombaan dalam beramal, tetapi lebih kepada keikhlasan dan keinginan untuk membantu sesama.
Dalam ilmu pengasuhan terdapat momen penting yang orang tua tidak boleh lewatkan kebersamaanya bersama anak yaitu ketika anak bahagia, anak sedih, anak sakit, anak takut.
Bersedekah dengan hati merupakan tindakan yang tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi kita sebagai pemberi. Saat kita memberikan dengan hati yang tulus, kita dapat merasakan rasa kepuasan dan kebahagiaan yang mendalam.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pun pernah bersabda tentang penyesalan bagi orang yang lalai bersedekah.
Maka, saat itulah momen terbaik menghadirkan Allah. Saat anak bahagia, kita ajak mensyukuri kenikmatan dari Allah, saat anak sedih kita ajak untuk bersabar dengan ketetapan Allah, dan seterusnya sehingga mengingat Allah dalam setiap keadaan akan menjadi kebiasaan.
Mereka ditebus dari antara manusia, sebagai buah sulung bagi Tuhan dan Anak Domba. Dan di dalam mulut mereka tidak ditemukan kelicikan: karena mereka tidak bercacat di hadapan takhta Tuhan.
Setelah membaca ayat Alkitab di atas dan firman Tuhan terkait tentang berkat, saya percaya Anda telah memahami bahwa ketika kita menyambut kedatangan Tuhan Yesus, kita harus dapat mendengarkan suara Tuhan, dan mengikuti jejak Anak Domba. Hanya dengan demikian, kita akan memiliki kesempatan untuk menerima berkat yang lebih besar.
Manusia adalah sosial creature yang hidup berdampingan dengan sesamanya. Dalam perjalanan hidup, tidak jarang kita menemui saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Bersedekah mampu memberikan kesempatan bagi kita untuk membantu meringankan beban hidup mereka.
Jumlah sedekah dapat disesuaikan click here dengan kemampuan finansial kita dan kebutuhan orang yang akan kita bantu. Yang terpenting adalah memberikan dengan ikhlas dan tanpa pamrih.
2. Memanjangkan usia dan mencegah kematian buruk (su'ul khatimah). Bersedekah mampu menjadi sarana pencegah seseorang untuk meninggal dalam keadaan buruk dan kebaikannya dikenang seumur hidup di dunia.
Tidak ada jumlah bersedekah yang ditentukan secara pasti dalam agama. Jumlah bersedekah bisa disesuaikan dengan kemampuan dan rezeki yang kita miliki.
Dengan bersedekah, kita turut serta dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan dan menjadi sebab untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT.